BEBRAPA GAYA HEMAT ANAK KOS 






  1.MEMBUAT DAFTAR BULANAN,MINGGUAN ATAU HARIAN 
Yang pertama, buat daftar pengeluaran yang gak melebihi uang saku dari orangtua. Dengan belajar hal ini, kamu berlatih buat terbiasa atur keuangan kamu di masa mendatang.
Gimana cara memulainya? Kamu bisa bikin daftar pengeluaran mulai dari yang terpenting sampai rekreasi.
Segera sisihkan uang untuk hal terpenting, seperti bayar kos, uang kuliah, listrik, dan belanja bulanan.



2. MENABUNG SECARA TERATUR.
   Segera sisihkan sejumlah uang bulanan kamu sesaat setelah kiriman dari orangtua datang atau setelah uang gaji kamu turun. Alokasikan dana ini sebagai tabungan, sehingga kamu memiliki sejumlah simpanan yang bisa kamu gunakan di saat-saat kondisi keuangan sedang dalam keadaan darurat atau uang bulanan telat.
Jumlah tabungan ini bisa kamu tentukan sendiri sekian persen dari seluruh uang yang kamu terima, misal 5-10%. Pisahkan uang tabungan ini dalam rekening tersendiri, sehingga kamu tidak akan mencampuradukkan dengan uang kamu yang lain.
Atau, kamu juga bisa memasukkannya ke dalam celengan kamu, dan jangan lupa menyimpannya dengan baik agar tidak hilang.



3. MASAK SENDIRI DAN MEMBAWA BEKAL JIKA KE KAMPUS 

   Hilangkan kebiasaan manja dan dilayani saat tinggal di indekos. Menjadi anak kos, semuanya serba sendiri agar kebutuhan terpenuhi, termasuk untuk makan. Jika di rumah, mungkin saat lapar tinggal makan karena makanan sudah tersedia di meja makan.
Jadi anak kos, tak ada yang namanya pelayanan gratis. Kalau kamu pilih beli makan di luar atau pesan makanan secara online, yang ada justru akan menguras bujet bulanan kamu.
Untuk itu, kamu bisa memasak makanan kamu sendiri sesuai dengan selera, tidak perlu mahal, asalkan menyehatkan. Kamu hanya perlu membiasakan diri memasak untuk makan sehari-hari, karena ini lebih murah.
Jika kamu kuliah dalam waktu yang lama, atau bagi kamu yang bekerja ternyata perusahaan tidak menyediakan makan siang, maka tidak ada salahnya untuk membawa bekal makan siang ke kampus atau ke tempat kerja. Sehingga kamu tidak perlu membeli makan siang di luar dan mengeluarkan sejumlah uang.

4. JANGAN MALAS MENCUCI PAKEAN SENDIRI 

Sudah banyak tempat laundry pakaian yang menawarkan harga murah dan menggiurkan untuk menggunakan jasanya. Eits, memang selintas terlihat murah, hanya sekitar Rp6.000-Rp7.000 per kg saja. Tapi tahukah kamu, bisa jadi jumlah pakaian yang kamu kenakan dalam seminggu itu lebih dari satu kilo, bahkan beberapa kilo.
Nah, katakanlah dalam 1 minggu pakaian kotor kamu mencapai 3 kg, berarti Rp6.000 x 3 = Rp18.000. Dalam sebulan bila 4 kali menggunakan jasa laundry, maka kamu butuh merogoh kocek sebesar Rp18.000 x 4 = Rp72.000.
Bisa dibayangkan, dengan uang Rp72.000 sebulan hanya untuk cuci baju di laundry, kalau untuk beli deterjen baju bisa banyak sekali, bukan? Dan sabun cuci baju itu bisa digunakan untuk beberapa bulan ke depan bila kamu bersedia mencuci baju sendiri. Hemat, kan?
Jadi, dengan begitu kamu bisa menekan pengeluaran sebaik mungkin. Kamu bisa mencuci pakaian setiap akhir pekan maupun saat libur lainnya. Toh, dengan mencuci baju sendiri sama saja dengan olahraga, bukan? Badan lebih sehat karena banyak bergerak.







Komentar